Mengenal SMADAV, Antivirus Populer Buatan Lokal

Anda mungkin sudah tahu cara download smadav antivirus bahkan merupakan pengguna antivirus Smadav. Antivirus hasil karya anak bangsa dengan kemudahan untuk mendownload serta mengupdate ini menjadi salah satu antivirus paling popular yang sekarang sudah digunakan juga di ngara Malaysia.

Antivirus Smadav ini adalah sebuah proteksi tambahan laptop ataupun computer. Selain itu, sudah sampai 1.107.660 penggemar Smadav di facebook. Lalu bagaima cara download Smadav Antivirus ini?

Sebagai salah satu penggemar atau pengguna Antivirus Smadav ini apakah kita sudah tahu bagaimana awal mula Antivirus ini diciptakan oleh anak bangsa ini? Sebelum kita masuk ke cara download Smadav Antivirus ini kita mengenal dulu sejarah Smadav. Antivirus ini menggunakan basis freeware yang bisa diupgrade ke Pro.

Ini dibuat khusus untuk menangani virus local yang memang terdapat di Indonesia, seperti virus autorium.inf seperti yang sering tredapat pada flashdisk. Antivirus luar negeri pun bisa berkabolerasi dengan Smadav hingga secara bersamaan dapat bekerja dan tidak menimbulkan atau menjadikan sisti eror antara kedua virus ini.

Sejarah Smadav

Seorang mahasiswa dari Universitas Gajah Mada yang bertempat tinggal di Yogyakarta lah yang menciptakan Antivirus Smadav ini, dia sebenarnya berasal dari Palangkaraya. Dia adalah Zainuddin Nafarin.

Dia menciptakan Antivirus Smadav ini dengan menggunakan Visual Basic. Pada kenyataannya, seluruh anggota pengembang antivirus Smadav ini menetap di daerah Yogyakarta karena tidak mempunyai kantor tetap. VPS adalah server web yang digunakan oleh Smadav yang berasal dari Godaddy.

Oleh karena itu, Anda dapat membayangkan berapa biaya yang dikeluarakn untuk biaya server ini. 30.000 adalah harga untuk software ini, dengan begitu Anda yang memiliki uang lebih bisa membeli linsece Smadav yang ada di dalam website Smadav. Namun jangan khawatir juga untuk Anda yang memang memiliki biaya terbatas, ada versi PRO yang dapat Anda gunakan.

Pada Oktober 2006, Zainuddin mulai mengembangkan Samdav, saat itu Zainuddin masih tercatat kelas XI SMA. Hal ini berawal ketika Zainuddin diminta untuk membersihkan computer dari virus loka yang sempat membuat kesal beberapa temannya.

Padahal saat itu Zainuddin pun masih terbilang tidak tahu banyak tentaang virus local. Zinuddin sempat dibuat oleh dua alas an saat itu, pertama karena dia harus datang ke setiap rumah teman-temnannya untuk mebersihkan virus ini, kedua virus lokalnya itu sendiri karena saat itu pun Zainuddin harus membersihkan virusnya dengan cara manual. Dua lasana inilah yang kemudian mendorong Zainuddin untuk dapat mengembangkan aplikasi Smadav supaya dia pun tidak perlu lagi bolak-balik ke rumah temannya untuk membesihkan virus dengan cara manual.

Untuk nama Smadav ini diambil dari nama jenjang sekolah yang Zainuddin saat itu. SMA-2 Palangkaraya yang dikenal dengan sebutan Smada, sementara penambahan kata Av-adalah antivurus, jadi penggabungan antara 2 kata ini menjadi nama antivirus local ini, Smada-av = SmadaAV.

Jika tadi sempat disinggung bahwa Zainuddin mengembangkan antivirus ini sejak tahun 2006, maka tahun 2007 bulan Mei Zainuddin berhenti mengembangkannya sebab saat itu dia mengikuti olimpiade Matematika tingkat provinsi. Namun akhirnya, Zainuddin kembali mengembangkan Smadav pada saat ini.

Logo Smadav

Untuk logo smadav yang kita kenal sekarang, adalah logo yang diambil oleh Zainuddin dari imposible object. Simple namun sangat menggangumkan. Sedangkan untuk pengmabilan warna hijau, filosofinya adalah dari kedamaian.

Smadav tentunya memiliki fungsi, berikut adalah beberapa fungsi smadav:

1. Ativirus Terbaik /Best Antivirus (Proteksi total USB Flashdisk)

Salah satu media terbesar dalam penyebaran virus adalah USB Flashdsik. Smadav berperan sebagai pencegah total penyebaran ini karena smadav memiliki teknologi khusus.

Terdapat signature virus yang dapat mengunfeksi flashdisk di dalam smadav yang memiliki kekuatan/kemampuan dalam mendeteksi viru dalam flashdisk. Selain mencegah, smadav juga dapat menghapus virus dan file yang tersembunydapat kembali.

2. Tool dan Pembersih dalam Membersihkan Virus

Virus yang sudah bersarang di dalam laptop atau computer pun dapat dibersihkan oleh Smadav. Selain itu, registry yang berubah karean virus dapat diperbaiki oleh Smadav.

Untuk dapat membersihkan virus yang ada dalam computer atau laptop, Smadav ini dibekali dengan persenjataan yang lengkap, seperti tools yang mendukungnya. Namun ada catatan:Smadav tidak dapat membersihkan semua virus yang masuk seperti: virus Sality, Ramnit, Virut, Alman, dan lain sebagainya).

3. Terbaik untuk Pengguna Offline

Smadav memberikan fasilitas yang mudah untuk Anda yang memang jarang atau tidak bisa terkoneksi dengan internet. Dalam penggunaannya, tidak dibutuhkan upgrade yang terlalu banyak atau sering untuk Smadav ini.

Untuk update Smadav biasanya hanya dilakukan dalam jangka waktu sebulan 1 kali. Smada lebih tergantung pada teknik deteksi heuristi, whitelisting, dan bheaviornya dan tidak bergantung pada database/signature virus.

4. Perlindungan Tambahan untuk Komputer

Tidak semua antivirus dapat diinstal secara bersamaan dengan antivirus yang lain, ini disebabkan antivirus memang dibuat untuk perlindungan utama pada komputer. Namun karena Smadav merupakan perlindungan tambahan, antivirus ini dapat diinstal bersamaan dengan antivirus yang lain. Bisa dikatakan Smadav adalah benteng kedua yang bekerja dengan caranya sendiri yaitu dengan teknik heuristic, whitelisting, dan behaviornya dalam mencari virus dan membasminya.

Smadav memiliki 2 versi, yaitu Smadav Free dan Smadav Pro. Lalu apa perbandungan antara 2 jenis ini? Kelebihan untuk Smadav Pro adalah adanya banyak tambahan yang tidak dimiliki Smadav Free.

Sacning yang cepat, makimize/Resize, updare otomatis, exception list, dan mengganti warna tema adalah kelebihan yang di dapatkan dari Smadav Pro. Namun sebelum bisa menggunakan Smadav Pro, Anda harus memiliki izin pengguna profit dan password admint dan harus menjadi member. Tapi satu hal yang sama antara Smadav Free dan Smadav Pro ini, mereka sama-sam memiliki kemampuan yang sama dalam mendeteksi. Perbedaan yang ada hanya pada fitur yang disebutkan.